Kamis, 27 Mei 2010

pulang........

hari yang ditunggu akhirnya datang juga...
hmmm...yummi seperti rasa masakan yang lezat..suasana hati juga seneng banget
hari ini mau pulang kampung....
horeeeeee

Selasa, 19 Januari 2010

rupa rupa Panggilan :)

hehehe bukan sebutkan namaku 3X awas licin bacanya....
tapi sebut aja namaku "emi / emy / emm" karena memang itulah nama depan yang tertera dalam akta kelahiranku :)

tapi benar juga kutipan "apalah arti sebuah nama",,, karena ketika beranjak remaja dan dewasa acapkali teman, sodara ataupun sapalah memiliki panggilan yang lebih akrab ditelinga kita.. bahkan ada seorang temen sampe lupa nama aslinya... dipanggil "rahman ga noleh, dipanggil bemo malah noleh"

kalo aku inget2 sering juga orang area terdekat memanggilku dengan sebutan yang beda-beda...
kalo diinget2 sich ini ni sebutan mereka buat aku :

1. " Emy Yatul Hasanah" tertulis dengan huruf Times New Roman 12pt di Akta Kelahiran

2. " Emy ", panggilan ayah ibuku untuk anak pertama perempuan mereka, yang menurut mereka cantik, pinter, rajin, cerdas pokoknya sekeranjang pujian untuk "hasil karya Yang Maha Kuasa dari gen mereka"

3. "Emiatul",Bu Rosnani,guru SD ku memanggil 2 kata 3 kata namaku... panjang sekali...

4. " Empot", Khanifur Ridho adikku memanggilku dengan sebutan itu,, konon karena diwaktu kecil aku sangat kurus,,hingga pipiku kempot dan dipanggil "emikempot disingkat empot"

5. "M",, cukup singkat,,, panggilan ini dari teman dekatku sewaktu kuliah di Planologi Undip,,Peppy (P); Tira (T); dan Ratna (R) serasa charlie angels aja panggilannya,,,, sebenarnya tujuan utama sich demi pengiritan pulsa sms,, tahu sendiri ditahun 2002, tarif sms masih 350 rupiah,, walhasil kalo mau bergosip via sms mesti pinter-pinter bikin singkatan.

6. "Emul",, anak kost Baskoro 36C angkatan 2004 memanggilku dengan sebutan ini dengan pola seluruh akhiran nama menjadi "ul",,, yuni menjadi yunul, zepi menjadi zepul,, untung kost-kostan cewek ga da yang namanya herman kan kalo dipanggil jadi mantul.. wakakakakka

7."bu'e",, anak kost baskoro mulai angkatan 2006,,, karena angkatan lawas udah pada lulus sementara aku menjadi penghuni tetap selama 4-5 tahun, jadilah aku yang paling tua diantara mereka dan dipanggil "bu'e",,, rekor juga ada ibu muda usia 22 tahun yang punya 5 anak gadis...huehehehehehe

8. "emak",,, belakangan beberapa anakku memanggil diriku dengan sebutan ini selain katanya lebih membumi juga lebih ada hubungan hurup "em" pada kata "emak"

9. "emie ayam", himawan pernah memanggilku dengan sebutan ini diawal kuliahku di magister manajemen undip... gara-garanya aku hobbi banget jajan mie ayam dikantin kampus

10. "Yopi Yatul", teman kerja diproyekan pernah memanggilku ini hanya gara gara kesamaan bunyi "yatul" dengan penyanyi yopi latul,,, padahal samapai saat ini aku juga belum ngeh dengan penyanyi itu mukanya kayak apa?

11. "Hasan",, dulu temenku smp manggil aku dengan sebutan ini, belakangan ini temen kantor perumnas mulanya vande leonardo memanggilku dengan sebutan ini tujuannya sih simpel,, untuk membedakan dengan rekan sedivisi yang namanya juga berakhiran "mi" yakni "utami"

12. "Nduk",, teman yang juga aku anggap sebagai kakak sejak aku lulus SMA memanggilku seperti itu,,, 7 tahun sedah dia memanggil ku sepeti itu,, tapi akir-akir ini luscont. mungkin dia sibuk sekali hingga lupa menghubungi adiknya ini...hiks :(

13."Miaiii",,RNW alias Jack entah kenapa jadi memanggilku seperti itu,,,asal alasannya bukan karena aku galak san suka mencakar..hehehe

14. "Denok",,, bukan karena panggilan untuk anak perempuan melainkan asalku memang dari desa Denok, kecamatan Dempet Kabupaten Demak

15. "Cantik", :) seseorang spesial selalu memanggilku ini.... huahahahahaha mungkin karena dia berkacamata di dalam penglihatannya hanya akulah perempuan paling cantik huahahahahahahhaahhahaha ;)

seingetku itu aja sich panggilan yang pernah aku terima,, kalo ada pihak yang merasa pernah memberikan nama, terima kasih atas perhatian dan kasih sayangnya,,, jangan lupa bubur merahnya....

kamu memanggilku apa?

sebut namaku "3my"

:)

Kamis, 07 Januari 2010

Satu Pesan Dua Penafsiran ....

copass from dasa.... soalnya kayaknya pahala dech bagi ilmu :)


Seorang pengusaha muda yang sukses dan kaya raya terpaksa harus menghadapi ajalnya karena kanker kulit yang parah akibat sensitifitas tidak normal terhadap sinar matahari.
Sebelum meninggal, kepada dua anaknya yang masih belia ia berpesan :
"Ayah akan mewarisi seluruh kekayaan dan usaha ini pada kalian berdua. Ayah hanya memberi dua pesan utama agar kalian sukses dan kaya raya seperti ayah tapi bisa menikmatinya lebih lama. Pertama jangan biarkan sinar matahari menyinari kulitmu secara langsung terlalu lama, karena mungkin gen kanker kulit ini menurun pada kalian. Kedua, dalam bisnis, jangan pernah menagih hutang pada pelanggan."
Setelah memberi pesan tersebut sang ayah meninggal, tanpa sempat memberi penjelasan yang lebih banyak. Kedua anak tersebut berjanji akan memenuhi permintaan ayah mereka.
Kedua anak tersebut dibesarkan oleh ibunya. Setelah cukup umur, sang ibu memberi keduanya usaha yang diwariksan ayah mereka.
Sepuluh tahun kemudian, salah satu anak menjadi anak yang sangat kaya raya, sedangkan satu lagi menjadi sangat miskin.
Sang ibu akhirnya bertanya, kenapa salah satu menjadi miskin sedangkan yang satu menjadi kaya. Padahal keduanya memegang teguh nasehat ayah mereka.
Anak yang miskin berkata pada ibunya.
"Ibu, bagaimana saya tidak miskin. Ayah berpesan agar selalu menghindari matahari. Jadi setiap pagi aku harus pergi pakai kendaraan, sewa mobil, naik taksi, sekalipun sebenarnya jaraknya dekat dan bisa jalan kaki. Tentu saja hidup saya menjadi boros. Lalu ayah berpesan jangan menagih hutang kepada klien. Tentu saja bisnis saya tidak berjalan baik. Setiap kali ada yang menunggak saya tidak bisa menagih sehingga lama kelamaan modal saya habis. Saya jadi bangrut dan miskin!"
Lalu sang ibu menengok ke wajah anak yang kaya raya, menunggu jawaban.
Kepada sang ibu anak yang kaya berkata;
"Wahai ibu, saya menjadi kaya raya seperti ini karena mengikuti nasehat akhir ayah. Karena ayah meminta saya menghindar dari matahari, maka saya selalu pergi ke kantor sebelum matahari terbit. Kalau dekat saya bisa jalan kaki tanpa perlu takut sinar matahari karena belum terbit. Karena saya selalu datang pagi pegawai jadi ikut disiplin tidak berani terlambat. Sedangkan ketika pulang, saya selalu menunggu matahari terbenam, jadi jam kerja saya selalu di atas rata-rata orang lain. Lalu ayah berpesan jangan menagih hutang pada klien. Karena itu saya menerapkan sistem cash and carry, sehingga arus kas perusahaan saya sangat maju."
Demikianlah akhirnya sang ibu tahu bagaimana nasehat yang sama bisa menghasilkan penafsiran yang berbeda dan hasilnya jauh berlawanan.

Apa pelajarannya?
Kadang konsep dan penerapan berbeda jauh.
Sering kita lihat orang yang memegang kitab suci yang sama tapi berbeda jauh kualitas hidupnya, padahal keduanya sama-sama merasa berpegang teguh pada kitab tersebut.
Sering kita lihat pegawai yang bekerja dengan peraturan perusahaan yang sama tapi sikapnya saling berseberangan.
Kadang -kadang masalah utama bukan di peraturannya tapi bagaimana kita menerjemahkannya.

Bagaimana menurut Anda?

Selasa, 05 Januari 2010

Bukan hanya fisik, tapi juga hati

kisah ini dikisahkan seseorang yang dulu pernah memberikan banyak masukan buat aku :)




Boy adalah seorang cowo yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta.. ia merasa terasing dari lingkungannya..
Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya..
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti.
Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus…
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl.. mengapa kamu begitu menyayangiku..?
G: hmmm.. entahlah..aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu..
yg aku tahu.. aku benar-benar tulus menyayangimu Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu.. buatku..kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup.. aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang yg dengan tulus menyayangiku…
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu…
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..
singkat cerita.. Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi.. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl.. sampai ia berhasil menemukannya…
Namun… alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..
Ia tidak bisa menerimanya..Ia pun menolak Girl ..
Ia lupa akan semua janjinya…
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm….(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu..?
B : eeeerr…maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada sepucuk surat disakunya..
"Dear Boy… Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu..tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu… Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu…
Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..bisa membawakan terang dan keceriaan
dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak.. kata hati selalu merupakan
kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~